About our Party
Sejarah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu resmi terbentuk seiring lahirnya kabupaten ini melalui UU No. 2 Tahun 2013, sebagai pemekaran dari Kutai Barat. Instansi ini berfokus mengatasi tantangan geografis pedalaman dan perbatasan, serta memajukan kurikulum dan kebudayaan lokal.
Berikut adalah rekam jejak dan profil lengkap Disdikbud Mahakam Ulu :
1. Sejarah Pembentukan
- - Pra-Pemekaran: Sebelum menjadi daerah otonom, wilayah hulu sungai Mahakam berada di bawah naungan Kedinasan Pendidikan Kabupaten Kutai Barat
- - Pembentukan Otonomi Baru (2013): Pasca disahkannya Undang-Undang Pembentukan Kabupaten Mahakam Ulu pada 14 Desember 2012, Pemerintah Daerah mulai membentuk struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk mendirikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- - Peresmian Operasional: Disdikbud mulai menempati kewenangannya secara penuh dalam mengelola dan menyetarakan satuan pendidikan di 5 kecamatan dan 50 kampung yang tersebar di wilayah perbatasan.
2. Fokus Pengembangan Pendidikan dan Budaya
- - Peningkatan SDM Guru dan Siswa: Disdikbud menitikberatkan perhatian pada peningkatan kualitas tenaga pengajar (guru) melalui berbagai pelatihan intensif guna mencetak siswa berprestasi yang mampu bersaing di kancah nasional.
- - Pendidikan Berbasis Kebudayaan Lokal: Selaras dengan akar budaya masyarakat Dayak (Busang, Kenyah, Kayan, Bahau, dll), Disdikbud mengintegrasikan kearifan lokal seperti muatan lokal seni musik Sapeq dan mengelola berbagai sangar seni untuk pelestarian adat dan budaya.
- - Digitalisasi dan Penyesuaian Kurikulum: Disdikbud secara aktif mengawal transformasi digital di perbatasan dan melakukan penyelarasan kurikulum nasional untuk memastikan mutu pendidikan dasar dan menengah tetap terstandarisasi dengan baik.