Samarinda (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur berhasil menyabet gelar sebagai perangkat daerah kreatif dan inovatif di lingkup Pemerintahan setempat, setelah menjadi juara kumulatif untuk beberapa kriteria penilaian.


“Terus tingkatkan kreativitas dan berinovasi untuk membangun Kaltim, terutama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi usai menyerahkan Piala Bergilir Gubernur Kaltim kepada Sekretaris Disnak Keswan Kaltim Fadli Sufiani pada Rakorda Kelitbangan Kaltim 2020, Senin.

Menurut Hadi, kunci keberhasilan perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah kreatif dan inovatif.

Dari enam kategori penilaian yang dilakukan Balitbangda, Disnak Keswan menjadi pemenang perangkat daerah terbaik pada kategori Penerapan SAKIP (terbaik 1), Pengelolaan Keuangan Daerah (terbaik 1) dan Penerapan Budaya Kerja (terbaik 2).

Atas capaian tersebut, Disnak Keswan berhak mendapatkan Piala Bergilir Gubernur Kaltim.
 

Tahun 2020 juga, lanjut mantan legislator Senayan dan Karang Paci ini, untuk pertama kalinya inovasi DKP3A mewakili Pemprov Kaltim berhasil masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik yang digelar Kementerian PAN dan RB.

Hadi meminta jangan berhenti berkreasi dan berinovasi dalam pelayanan publik, sehingga semakin mendekatkan dan memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan.

"Prestasi menjadi pelecut semangat dan memotivasi perangkat daerah lainnya untuk lebih kreatif dan inovatif," pesan Hadi.

Pemenang Penjaringan Peserta Inovasi dan Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (Pepes Ikan Peda) Tahun 2020, kategori pemerintah kabupaten/kota, posisi pertama Balikpapan, disusul Kutai Barat, Bontang, Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser.

Kategori perangkat daerah peringkat 1-5 diraih Bapenda, Bappeda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Disnak Keswan dan RSUD AW Syahranie.